Mengapa Jahe Terasa Pedas dan Hangat Saat Dikonsumsi?

Jahe (Zingiber officinale) dikenal sebagai rempah yang digunakan sebagai bumbu masakan, penambah aroma, pemberi rasa pedas pada makanan, minuman, digunakan pada industri farmasi, maupun jamu tradisional. Konsumsi jahe akan memberikan kehangatan dan sensasi yang pedas serta harum. Selain itu, jahe juga dikenal sebagai obat untuk menghilangkan masuk angin, badan capek, ataupun sebagai obat herbal.

Rasa jahe yang dominan adalah pedas dengan sensasi hangat. Sebelum mengetahui mengapa jahe terasa hangat, pedas, dan harum, maka Reina Lovers harus mengetahui terlebih dahulu kandungan pada jahe. Penyusun utama pada jahe adalah minyak jahe dan oleoresin. Minyak jahe akan memberikan aroma yang harum. Sedangkan oleoresin akan memberikan rasa pedas.

Oleoresin pada jahe banyak mengandung komponen rasa pedas dengan sifat tidak mudah menguap yaitu terdiri dari gingerol, zingiberen, shagaol, dan resin. Gingerol adalah senyawa pada jahe yang berkontribusi pada rasa pedas yang berbentuk minyak dengan warna kekuningan. Gingerol didapatkan ketika kita menumbuk ataupun memeras jahe. Selain berkontribusi pada rasa pedas, gingerol juga berfungsi sebagai anti inflamasi dan antioksidan.

Kandungan gingerol pada jahe antara yang dimasak dengan dikeringkan ternyata berbeda dan hal ini berpengaruh pada rasa pedas yang dihasilkan. Gingerol relatif mudah berubah akibat panas. Ketika dimasak, kandungan gingerol akan berkurang karena gingerol berubah menjadi zingeron sehingga rasa pedas akan tidak terlalu terasa. Berbeda ketika dikeringkan, maka senyawa gingerol akan terdehidrasi dan berubah menjadi senyawa shogaol yang menyebabkan rasa dan bau lebih tajam serta pedas. Jahe kering biasanya lebih pedas sehingga banyak digunakan sebagai bahan jamu atau obat herbal.

Jadi, rasa pedas disebabkan oleh senyawa gingerol sedangkan aroma hangat disebabkan oleh minyak pada jahe. Jika Reina Lovers tertarik untuk mencoba rasa dari jamu jahe, maka dapat mencoba Jamu Powder Jahe Emprit maupun Jahe Gajah. Jamu jahe ini sangat cocok dikonsumsi ketika cuaca dingin atau ketika tidak enak badan. 

Jahe emprit dan gajah berfungsi sebagai pereda dahak, pereda nyeri otot, anti peradangan, mengatasi gangguan pernafasan, membantu meningkatkan imunitas, anti mual, menghangatkan tubuh. Rasa dari jahe emprit lebih pedas dari jahe gajah. Reina Lovers dapat membeli Jamu Powder Jahe pada link: https://shopee.co.id/Jamu-Powder-Temulawak-Kencur-Kunyit-Jahe-Emprit-Jahe-Gajah-i.143784971.11521192063?sp_atk=160fde63-026c-487d-a612-5575a589f5cc&xptdk=160fde63-026c-487d-a612-5575a589f5cc.Cara penyajiannya cukup mudah yaitu tuangkan 2 sdt jahe powder ke dalam cangkir, seduh dengan air panas, tambahkan madu atau gula aren sebagai pemanis alami. Aduk rata dan sajikan.

Penulis: Baiti Rahma Asy-Syifa

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *